Penyebab dan Ciri Infeksi pada Luka Bekas Jahitan Caesar

Luka bekas jahitan caesar pasti ada pada setiap ibu yang menjalani persalinan dengan metode pembedahan perut.  Sayangnya, seringkali muncul situasi dimana luka caesar menjadi bengkak, bahkan mengalami pendarahan.

Apa penyebab terjadinya pembengkakan pada bekas jahitan caesar dan bagaimana cara mencegahnya? Artikel ini menjawab semuanya.

Kenapa Bekas Luka Operasi Caesar Bengkak?

Saat menjalankan operasi caesar, metode yang dilakukan adalah pembedahan perut dan rahim. Hal ini menimbulkan bekas luka horizontal sepanjang 10-20 cm dan umumnya akan pulih setelah enam minggu dari waktu persalinan.

Namun, kadangkala luka ini bisa bengkak. Hal ini terjadi karena adanya infeksi yang terjadi pada bagian dalam luka.

Infeksi bisa terjadi karena adanya kontaminasi bakteri pada luka yang belum sepenuhnya mengering. Selain itu, adanya kondisi tertentu, seperti diabetes, obesitas, atau perdarahan hebat saat persalinan juga berpotensi meningkatkan terjadinya infeksi.

Ciri-ciri Jahitan Caesar Bermasalah

Apa tanda-tandanya bekas jahitan caesar Anda sedang infeksi? Berikut ciri-cirinya;

  • Luka caesar masih terasa sakit dan nyeri secara terus menerus, bahkan setelah Anda diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit.
  • Adanya pembengkakan dan pengerasan pada bekas jahitan caesar.
  • Munculnya nanah atau darah dari bekas jahitan.
  • Munculnya demam
  • Adanya rasa sakit saat buang air kecil
  • Munculnya keputihan serta bau yang tidak sedap
  • Batuk ataupun mengalami nafas pendek

5 Cara Mencegah Timbulnya Infeksi Pada Jahitan Caesar

Dengan penanganan yang tepat, infeksi pada bekas operasi caesar bisa dicegah. Begini caranya;

1. Jaga Kebersihan Diri

Kemunculan bakteri penyebab infeksi bisa Anda cegah dengan menjaga kebersihan. Untuk membersihkan luka caesar, Anda bisa menggunakan air hangat dan sabun yang bersifat lembut. Selain itu, agar tidak terpapar udara terbuka, Anda bisa gunakan kassa untuk memastikan luka tetap steril.

2. Batasi Pergerakan Fisik

Sehabis operasi, tentu Anda tak sabar ingin kembali beraktivitas. Namun, ingatlah untuk membatasi aktivitas fisik yang terlalu berat, misalnya berolahraga kardio intensif, menyetir, atau melakukan hubungan seksual.

Untuk memastikan durasi pembatasan aktivitas fisik, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Namun, umumnya, hal ini perlu Anda lakukan selama minimal enam minggu setelah persalinan.

3. Pastikan Anda Mendapat Istirahat yang Cukup

Saat Anda mendapat tidur yang cukup, tubuh akan mendapat ‘bahan bakar’ untuk mempercepat penyembuhan luka. Hal tersebut berlaku pula pada luka bekas operasi caesar. Jadi, supaya luka jahitan Anda lekas sembuh, pastikan Anda mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap harinya.

4. Minum Banyak Air Putih

Sama halnya seperti tidur, kadar air dalam tubuh juga memiliki peranan penting dalam penyembuhan luka. Oleh karena itu, pastikan badan Anda terus terhidrasi dengan baik.

Pastikan Anda meminum air putih sebanyak 2 liter setiap harinya. Selain untuk mempercepat penyembuhan bekas operasi, minum banyak air putih juga bisa membantu melancarkan ASI Anda, loh.

5. Hindari Kontraksi Perut yang Berlebihan

Kontraksi pada perut bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya batuk, bersin, atau mengejan saat buang air besar. Jika hal ini Anda lakukan secara berlebihan, bukan tidak mungkin jika bekas operasi yang belum kering jadi tertekan, kemudian membuka. Hal ini berpotensi menyebabkan infeksi.

Oleh karena itu, upayakan agar Anda membatasi kontraksi pada perut. Misalnya dengan menggunakan bantal saat batuk atau bersin. Selain itu, jika Anda mengalami sembelit, hindari mengejan terlalu keras.

Tips Merawat Luka Bekas Jahitan Caesar

Bagaimana cara agar bekas caesar tak terbuka? Berikut beberapa tipsnya;

1. Bersihkan dan Keringkan Luka secara Konsisten

Anda bisa membersihkan luka setiap kali mandi dengan air hangat dan sabun. Pastikan Anda membersihkan luka dengan lembut, jangan memencet, menusuk, apalagi menggosok luka dengan kasar.

2. Gunakan Baju Longgar

Pastikan luka Anda tak terbuka akibat gesekan dengan baju. Jadi, gunakanlah pakaian atau terusan  yang longgar. Jika perlu menggunakan celana atau pakaian ketat, tutup luka dengan kassa.

3. Gunakan Alat Bantu

Masih khawatir luka akan terbuka secara tak sengaja? Anda bisa gunakan alat bantu, seperti Belly Bandit C-Section Short atau C-Section Undies yang bisa membantu memulihkan dan mengurangi pembengkakan paska melahirkan.

Berkat teknologi Stayput™, luka tidak akan tergesek secara tak sengaja, namun tetap memudahkan mobilitas Anda. Selain itu, penggunaan kain yang berkualitas pun membuat luka Anda tetap kering dan tak berbau.

Lantas, bagaimana cara mengetahui jahitan caesar sudah kering? Biasanya, hal ini ditandai dengan perubahan warna luka menjadi serupa dengan warna kulit.Meski terkesan memakan waktu lama, luka bekas jahitan caesar bisa sembuh sepenuhnya hingga seolah-olah Anda tak memiliki bekas luka apapun. Jadi, tetap sabar dan telaten merawat bekas luka, ya.

Share this article
Leave a Reply

Premium Products for Baby & Maternity in Indonesia

Layanan Pengaduan Konsumen
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementrian Perdagangan RI
Nomor Whatsapp Ditjen PKTN 0853-1111-1010

Copyright ©2023 | Baby Empire

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping
Woostify retina logo