Kenali Winter Skin Syndrome Sebelum Liburan Ke Luar Negeri

Kenali penyebab sindrom kulit kering pada musim dingin dan cara mengatasi kondisi tersebut. Temukan tips mengatasi winter skin syndrom pada kulit sensitif

Liburan ke luar negeri tentu menyenangkan. Namun, di musim dingin pada bulan November-Desember, Mommy perlu mewaspadai sindrom kulit kering atau winter skin syndrome.

Tak hanya pada orang dewasa, bayi dan anak-anak justru lebih rentan karena sistem pertahanan kulit yang belum berkembang sempurna.

Seperti apa efek sindrom ini dan bagaimana solusinya? Mommy bisa menemukannya di sini.

Efek Cuaca Dingin pada Kulit

Cuaca dingin dan udara kering dapat menghisap kelembaban yang ada di kulit. Akibatnya, kulit bisa kehilangan air dan menjadi kering.

Terlebih lagi, ketika angin di luar sedang kencang, lalu Mommy masuk ke ruangan kamar yang hangat. Perubahan mendadak ini bisa bikin kulit pecah-pecah, bahkan berdarah.

Ahli kesehatan mencatat hampir setengah dari populasi Amerika Serikat (tepatnya 48%) pernah mengalami ini. Hal ini terutama karena hawa dingin sering membuat orang tidak menyadari bahwa kulit mereka kehilangan kelembaban. 

Tips Atasi Kulit Kering Karena Dingin

Namun, Mommy tak perlu khawatir. Dengan tips-tips berikut, Mommy bisa menjaga kulit bayi tetap lembab meski angin musim dingin sedang mengganas.

1. Hindari Mandi Air Hangat Terlalu Lama

Mandi air hangat ketika udara dingin memang terasa nyaman. Sayangnya, hal ini bisa berdampak tidak baik jika terlalu lama.

Air panas bisa merusak sel kulit, sedangkan jika terlalu lama, justru dapat menghisap kelembaban kulit.

Paling baik adalah mandi dengan air suam-suam kuku (sekitar 370C) dengan waktu mandi tak lebih dari 10 menit.

2. Hindari Sinar Matahari Langsung

Kebiasaan berjemur saat pagi mungkin masih membudaya di kalangan orang Indonesia. Apalagi saat musim dingin, pasti bakal pengen berlama-lama di bawah matahari.

Di satu sisi, berjemur sangat baik untuk membentuk vitamin D secara alami di dalam tubuh. Akan tetapi, terlalu lama berjemur juga bisa mengurangi kelembaban kulit dengan cepat, terlebih di saat cuaca dingin.

Solusinya, hindari terkena matahari langsung di siang hari. Jika pagi hari, usahakan terkena matahari langsung tak lebih dari 15 menit.

Tentunya akan lebih baik lagi jika Mommy menggunakan sunscreen atau tabir surya, meskipun yang nilai SPF-nya rendah.

3. Jaga dari Dehidrasi

Jika tubuh kehilangan air, tentu solusinya adalah mengonsumsi air. Maka dari itu, menjaga asupan air tidak boleh terlewatkan.

Saat cuaca dingin, rasa haus cenderung berkurang dan keinginan untuk buang air kecil justru meningkat. Akibatnya, tubuh kehilangan cairan dan kulit kekurangan kelembaban secara tidak sadar.

Untuk itu, pastikan Anda menjaga asupan cairan secara teratur. Minum sedikit-sedikit secara berkala lebih baik daripada minum sekaligus dalam jumlah banyak.

4. Gunakan Pelembap Kulit yang Aman

Untuk cara praktisnya, gunakan pelembab (moisturizer) bagi kulit Mommy. Tentunya, pilih pelembab yang aman dan berbahan organik untuk hasil yang optimal.

Rekomendasi Pelembap Kulit Organik

Salah satu yang terbaik untuk ini adalah Buds Organics Frost Defense Cream.

Krim pelembab kulit satu ini sangat baik untuk mengatasi gejala kulit kasar dan pecah-pecah akibat kekeringan di cuaca dingin. Tak hanya karena efektivitasnya yang tinggi, tapi juga bahan-bahan untuk komposisinya terdiri dari 95% tanaman organik.

Buds Organics Frost Defence Cream terbuat dari kombinasi minyak bunga matahari, jojoba, dan wijen sebagai bahan dasar. Selain itu, krim ini diperkaya dengan vitamin E, shea butter dan spanish lavender sebagai penguat pertahanan alami kulit dan menjaga kelembabannya.

Racikan tersebut membuat krim ini efektif untuk melembabkan kulit serta aman untuk kulit jenis apapun di usia berapapun, termasuk bayi baru lahir.

Bayi dan balita tentu perlu mendapat perhatian lebih. Ini karena sistem pertahanan alami kulit bayi belum berkembang sempurna. Jadi, kulitnya cenderung lebih sensitif terhadap penurunan kelembaban maupun bahan kimia.

Buds Organics Frost Defence Cream telah mendapatkan sertifikasi ECOCERT. Artinya, krim ini terbukti terbuat dari lebih 95% bahan organik dan teruji secara klinis, aman untuk kulit bayi sensitif.

Tak perlu takut kulit kering dan pecah-pecah. Yang penting, jangan lupa untuk melumuri semua bagian kulit yang bersentuhan dengan udara luar termasuk wajah, leher dan bagian lainnya.

Dengan krim pelembab kulit organik, Buds Organics Frost Defense Cream, Mommy bisa lebih tenang dan nyaman selama liburan ke luar negeri meski sedang musim dingin.

Sumber :

https://intermountainhealthcare.org/blogs/topics/live-well/2017/02/6-ways-to-protect-your-skin-during-cold-weather/

https://nypost.com/2019/01/08/americans-are-plagued-by-winter-skin-syndrome/

https://www.nhs.uk/conditions/baby/first-aid-and-safety/safety/safety-in-the-sun/

Share this article
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping
Woostify retina logo