Harus Tahu! Ini Perbedaan Skincare Natural, Organik, & Certified Organic

Meskipun terkesan hanya dibutuhkan oleh orang dewasa, ternyata skincare juga dibutuhkan untuk si Kecil, khususnya di lingkungan yang sudah sangat tercemar ini. Berdasarkan penelitian, kulit bayi 20-30% lebih tipis, 2 kali lebih lembut, serta lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Oleh sebab itu, merawat dan menjaganya membutuhkan perhatian ekstra. Salah dalam memberikan produk perawatan kulit (skincare) untuk si Kecil dapat menimbulkan gatal, iritasi, hingga ruam bagi kulit si Kecil.

Ada tiga jenis skincare yang beredar dipasaran, yaitu skincare natural, organik, dan certified organic. Lalu, apakah Mommy tahu perbedaan dari ketiganya? Benarkah skincare organik sudah pasti yang terbaik? Yuk, simak penjelasannya dibawah ini!

Perbedaan Organik dan Natural

Sebagian Mommy mungkin berpikir jika skincare organik dan natural adalah hal yang sama, padahal keduanya tidak sama lho, Moms. Perbedaan yang paling mencolok terdapat pada proses penanaman dari kandungan didalamnya. Meskipun keduanya memiliki bahan dasar tumbuhan alami, kandungan dari skincare natural masih menggunakan pupuk sintetis dan pestisida serta tidak mengikuti metode organik. Sedangkan tanaman organik menggunakan pupuk pilihan dan tidak mengandung petisida atau zat kimia berbahaya, sehingga kualitasnya terjamin aman.

Tumbuhan yang proses penanamannya masih menggunakan pestisida sudah tidak dapat digolongkan sebagai tanaman organik, tapi tetap dinilai natural. Hal ini menyebabkan proses penanaman tumbuhan organik menjadi lebih kompleks dengan penjagaan yang super ketat namun tanpa melibatkan kimia berbahaya.

Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah proses ekstraksi dari tanaman tersebut sampai kepada produk jadi. Proses ekstraksi yang melibatkan bahan kimia berbahaya akan membuat kandungan skincare tercemar, sehingga perlu proses khusus untuk menjadikan skincare dapat dinilai organik. Maka dari itu, skincare natural juga masih dapat mengandung zat kimia berbahaya di dalam produknya, Moms.

Organik VS Certified Organic

Skincare organik merupakan jenis skincare yang berasal dari tumbuhan yang proses penanaman, pembudidayaan, dan ekstraksinya dilakukan dengan cara khusus. Tapi, meskipun bahan didalamnya sudah organik, tidak semua skincare organik diizinkan menyandang label “organik” pada kemasannya.

Untuk membuktikan label “organik”, terdapat beberapa lembaga sertifikasi yang terpercaya dan diakui di dunia. USDA, BIOCert, dan ECOCERT merupakan beberapa lembaga yang melakukan sertifikasi kelayakan kandungan atau produk berbahan organik. Proses sertifikasi suatu kandungan atau produk organik juga tidak sembarangan. Proses pengujian dilakukan secara ketat dengan mengikuti standar yang tinggi dari masing-masing lembaga sertifikasi. 

Beberapa standar organik yang diberikan oleh ECOCERT untuk skincare yang menyandang label organik yaitu harus memiliki minimum 95% tanaman yang diproduksi secara organik dan menerapkan proses ekstraksi tanpa bahan kimia berbahaya. Tapi tidak sampai disitu, ECOCERT juga mewajibkan produsen untuk menggunakan packaging yang ramah lingkungan, bahkan keamanan dari limbah yang dihasilkan untuk hewan dan lingkungan sekitar. Proses pengujian yang berbasis “hulu ke hilir” ini menjadikan standar dan kualitas skincare dengan label organik ECOCERT menjadi sangat tinggi.

Kenapa Skincare Organik Lebih Mahal?

Ada harga, ada kualitas. Mungkin itu kalimat yang sering Mommy dengar tentang skincare organik. Bahan alami yang berkualitas, metode produksi yang terjamin keamanannya, packaging dan limbah yang ramah lingkungan menjadikan skincare organik relatif lebih mahal dibandingkan dengan jenis skincare lainnya.

Beberapa skincare organik juga rentan terhadap suhu, sehingga proses produksi, penyimpanan, dan pengemasan juga membutuhkan perhatian khusus. Proses dari awal inilah yang menyebabkan biaya pembuatan skincare organik lebih besar, agar kualitas produk yang sampai ke tangan Mommy tetap dapat dipertanggungjawabkan.

Benarkah Skincare Organik Lebih Baik?

Jadi, apakah skincare organik sudah pasti lebih baik untuk si Kecil? Kembali lagi tergantung pada kebutuhan dan kondisi kulit, tipe kulit, serta keadaan lingkungan si Kecil. Namun, skincare organik memiliki potensi lebih tinggi untuk menyehatkan dan terjamin lebih aman berkat sertifikasi lembaga organik yang terpercaya. Ditambah skincare organik memang mengandung bahan baku dan metode produksi yang lebih unggul daripada skincare natural dan skincare berbahan kimia.

Skincare Organik yang Tepat untuk Kulit si Kecil

Jika Mommy bingung karena banyaknya brand skincare anak di pasaran, Buds Organics dapat menjadi pilihan yang tepat untuk si Kecil. Seluruh produk Buds Organics telah tersertifikasi ECOCERT sehingga terjamin aman untuk semua jenis kulit dan usia. Kandungan didalamnya minimum 95% bahan organik, tidak menggunakan zat kimia berbahaya, bahkan memiliki plant active ingredients yang mampu menutrisi, mencegah iritasi, melembapkan kulit lembut si Kecil.

Dikarenakan kulit si Kecil yang masih sangat tipis, lembut, dan sensitive, Mommy perlu memberikan perhatian khusus terhadapnya. Mommy juga perlu teliti untuk memilih jenis skincare yang tepat dengan kebutuhan dan kecocokan untuk kulit si Kecil. Jadi jangan sampai salah pilih ya, Moms.

Share this article
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping
Woostify retina logo