Cara Menjaga Kesehatan Rambut Anak agar Tumbuh Tebal dan Sehat

Setiap bayi yang baru lahir memiliki proses pertumbuhan dan karakteristik rambut yang berbeda-beda. Ada yang terlahir dengan rambut lebat, namun tidak jarang ada yang terlahir dengan rambut tipis. Hal ini terjadi akibat faktor genetik orang tuanya.

Bayi yang baru lahir tidak memiliki rambut atau mengalami kerontokan di 6 bulan pertamanya adalah hal yang normal terjadi. Biasanya pertumbuhan rambut bayi terjadi di usia kehamilan 30 minggu. Jika si Kecil mulai menumbuhkan rambut di dalam rahim, kemungkinan besar akan lahir dengan rambut lebat.

Hormon juga sangat berperan dalam proses pertumbuhan rambut bayi yang baru lahir. Kadar hormon tinggi di dalam rahim bisa mempercepat pertumbuhan rambut si Kecil, namun setelah dilahirkan hormon akan menurun dan pertumbuhan rambut bayi melambat.

Selama 6 bulan pertama, rambut bayi mungkin akan rontok dan tetap botak sampai rambut memasuki siklus pertumbuhan rambut permanen. Saat pertumbuhan rambut si Kecil sudah memasuki fase ini (setelah 6 bulan pertama), Mommy sebaiknya merawat dan memberikan nutrisi terbaik pada rambut si Kecil agar rambut permanennya tumbuh tebal dan sehat.

Untuk itu, berikut berbagai tips dan trik sederhana yang bisa Mommy lakukan untuk merawat rambut si Kecil tumbuh tebal dan sehat.

Cara merawat kesehatan rambut bayi

Banyak cara yang bisa Anda lakukan dalam merawat dan menjaga kesehatan rambut bayi. Berikut tipsnya:

1. Oleskan minyak kelapa

Menggunakan minyak kelapa juga bisa menjadi pilihan untuk menyuburkan dan mempertebal rambut si kecil. Minyak kelapa mengandung vitamin E sebagai antioksidan,yang bermanfaat bagi kulit kepala dan dapat mengoptimalkan pertumbuhan rambut dengan meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala. Selain itu, minyak kelapa juga dapat mencegah kerontokan dan menambah kilauan pada rambut.

Untuk merangsang rambut si Kecil agar lebih tebal, Anda bisa oleskan minyak kelapa dengan lembut ke kulit kepalanya beberapa kali dalam seminggu. Ini bisa melembabkan rambut dan membantu menghilangkan sisik di kulit kepala. Saat dioleskan, biarkan selama 20 menit dan bilas kulit kepala menggunakan air hangat.

2. Pijat kulit kepala bayi

Memijat kulit kepala bayi dengan lembut dapat menenangkan dan merangsang pertumbuhan rambut si Kecil. Caranya bisa dengan mengoleskan minyak rambut khusus bayi, lalu pijat lembut kulit kepalanya dengan jari-jari selama beberapa menit. 

3. Pakai handuk lembut

Penggunaan handuk yang kasar akan berpotensi merusak folikel rambut dan memperlambat proses pertumbuhan rambut si Kecil. Jadi, untuk mengeringkan rambut si Kecil sebaiknya Mommy menggunakan handuk yang bertekstur lembut ya.

4. Mengatur pola makan sehat

Makanan yang sehat dan seimbang sangat penting untuk membantu bayi menumbuhkan rambut lebih tebal dan lebat. Beri bayi makanan yang kaya akan zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin D, zinc dan protein.

Khusus Anda yang sedang menyusui, mengatur pola makan sehat juga penting karena akan berpengaruh pada proses tumbuh kembang si Kecil. Pilih Makanan yang bisa membantu merawat kesehatan dan membantu pertumbuhan rambut bayi seperti telur, daging, keju, dan sebagainya.

5. Oleskan gelatin 

Gelatin kaya akan asam amino yang dapat merangsang pertumbuhan rambut. Cara pakainya dengan mencampurkan 1 sendok teh bubuk gelatin dengan air. Bisa juga ditambahkan 1 sendok madu dan cuka sari apel. Fungsi madu sebagai antioksidan untuk mengembalikan nutrisi pada rambut dan kulit kepada, sedangkan cuka sari apel membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. Oleskan campuran itu ke kulit kepala bayi dan biarkan selama 10-15 menit. Kemudian keramas seperti biasanya.

6. Jangan terlalu ketat mengikat rambutnya 

Meski menguncir rambut anak lebih membuatnya terlihat menggemaskan, namun sebaiknya Anda menghindari penggunaan ikat rambut yang terlalu ketat pada rambut si Kecil karena hal ini dapat merusak folikel rambut dan menyebabkan kerontokan. 

7. Keramas secara teratur

Keramas secara teratur akan menjaga kesehatan kulit kepala si Kecil agar tetap bersih dan bebas dari kerak kulit kepala (cradle cap). Cradle cap dapat menyebabkan kekeringan yang dapat memperlambat pertumbuhan rambut. Cuci rambut bayi setiap 2 atau 3 hari sekali, dan Pastikan Mommy menggunakan air hangat dan sampo bayi yang aman dan berkualitas, seperti Buds Organics Shampoo.

Sampo ini diformulasikan khusus untuk melembutkan, serta merawat rambut dan kulit kepala anak agar tidak kering dan rusak. Terbuat dari minimum 95% bahan organik, Buds Organics Shampoo tidak mengandung pewangi, pengawet, dan bahan kimia berbahaya, serta telah tersertifikasi organik Ecocert sehingga tidak menimbulkan iritasi dan terjamin aman untuk kulit kepala si Kecil.

Everyday Shampoo cocok untuk menutrisi kulit kepala dan rambut si Kecil yang berusia 6 bulan – 3 tahun. Lalu Mommy bisa berikan Lavender dan Orange Shampoo, jika si Kecil sudah memasuki usia 3 -12 tahun.

8. Pakai serum rambut

Gunakan serum rambut khusus anak sebagai bahan pelembab yang membantu melindungi dan memperkuat rambut. Serum rambut berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi kerusakan pada rambut si Kecil.

Anda bisa memilih Buds Organics Hair Volume Booster sebagai penjaga sekaligus peningkat ketebalan rambut si Kecil. Selain itu, serum ini juga dapat menstimulasi kulit kepala, mendorong nutrisi ke folikel rambut, dan meningkatkan kekuatan rambut.

Hair Volume Booster ini terjamin aman dan berkualitas karena terbuat dari 95% bahan organik, bebas pewangi buatan dan bahan kimia berbahaya, serta telah tersertifikasi organik Ecocert. 

Serum ini berbentuk spray sehingga mudah digunakan. Anda cukup menyemprotkannya ke kulit kepala si Kecil dengan jarak kurang lebih 15 sentimeter secara merata, lalu pijat kepala si Kecil beberapa detik. Sisir rambutnya dan biarkan mengering secara alami.

Dengan uraian di atas, Anda tentunya sudah tahu kalau pemberian nutrisi dan perlakuan yang baik kepada rambut dan kulit kepala anak sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, karena hal ini akan menentukan pertumbuhan dan karakteristik rambut mereka di masa depan. Jadi, jangan lupa untuk coba berbagai cara di atas ya, Moms!

Sumber: SehatQ

Share this article
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping
Woostify retina logo